Tuesday, June 17, 2014

[MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM MENULIS KREATIF]

Kepercayaan diri adalah
faktor yang menentukan apakah Anda menulis secara bebas, terbuka, dalam, serta
jelas seperti yang Anda inginkan atau sama sekali tidak menulis.


Bila sebagai penulis Anda
memiliki kepercayaan diri yang rendah, pandangan Anda tentang tulisan Anda
menjadi menyimpang. Anda menjadi sangat kritis, setiap kata atau frasa yang
Anda pikir tidak terungkapkan dengan sempurna, Anda buang sebagai sesuatu yang
tidak berguna. Segera setelah itu, kepercayaan diri Anda dalam menulis segala
sesuatu yang bernilai -- yang sudah rapuh -- menjadi serapuh vas kristal yang
indah. Bergeser sedikit saja, vas itu bisa jatuh ke lantai dan berserakan
menjadi ribuan keping ....


Manfaat dari meningkatkan
kepercayaan diri Anda dalam menulis sangatlah jelas dan dampaknya tidak hanya
menyentuh tulisan itu sendiri.

Ketika Anda lebih percaya
diri, Anda menjadi lebih kreatif, ketika Anda lebih kreatif, Anda lebih
bahagia, lebih tenang, dan lebih produktif.

Jadi, bagaimana Anda bisa
meningkatkan kepercayaan diri Anda dalam menulis kreatif ketika rasanya sangat
tidak mungkin untuk Anda lakukan?


Berikut lima tips utamanya.


1. Pikirkanlah kembali saat-saat ketika Anda menulis bebas.

Saat-saat
itu mungkin berlangsung selama berbulan-bulan atau beberapa menit, ikutilah apa
yang muncul dalam pikiran Anda sebagai suatu kenangan yang kuat. Bawalah diri
Anda kembali ke masa-masa itu dan lihatlah diri Anda sendiri sedang menulis.
Seraplah setiap detail dari apa yang Anda lihat. Apa yang sedang terjadi di
sekitar Anda, apa yang bisa Anda lihat, dengar, dan rasakan, yang membuat
tulisan Anda mudah dan mengalir? Tulislah semuanya itu, kemudian rencanakan
bagaimana Anda dapat menangkap kembali elemen-elemen itu.


2.  Kumpulkan semua bukti.

Ketika
kepercayaan diri Anda rendah, mudah sekali untuk percaya bahwa Anda tidak
pernah menulis sesuatu yang bernilai atau menarik. Tetapi jauh di dalam hati,
Anda tahu bahwa bukan itu masalahnya. Inilah saatnya untuk mengumpulkan
beberapa bukti untuk mendukungnya. Lihatlah kembali beberapa karya Anda yang
lalu yang paling Anda banggakan. Tak lama kemudian, Anda akan menyadari betapa
banyak Anda telah menulis dan betapa senangnya Anda melihat karya-karya Anda.


3. Tulislah tanpa mengharapkan apa-apa.

Ironisnya,
ketika kepercayaan diri Anda rendah, harapan-harapan Anda meningkat dan Anda
merasa setiap hal yang Anda tulis harus menjadi suatu karya sastra yang agung.
Hilangkan tekanan, menulislah untuk suatu kesenangan, dan lihatlah ke mana
tulisan itu membawa Anda. Jangan melihat "produk" jadinya, menulislah
untuk menikmati petualangannya.


4. Tulislah sesuatu yang berbeda.

Bila
sesuatu tidak berjalan sesuai dengan apa yang Anda inginkan, maka suatu
perubahan harus dilakukan. Cobalah menulis sesuatu yang benar-benar berbeda
dari apa yang akhir-akhir ini Anda kerjakan, mungkin sesuatu yang berbeda dari
apapun yang pernah Anda tulis sebelumnya. Karena Anda tidak terpatok oleh
standar tulisan Anda yang terdahulu, maka Anda akan dapat menulis lebih bebas
dan lebih percaya diri.


5. Mulailah dengan hal kecil kemudian kembangkan.

Bila 
kepercayaan diri Anda goyah, hal terakhir yang perlu Anda coba adalah menulis
suatu novel epik trilogi untuk menyaingi segala tulisan-tulisan lain pada abad
terakhir ini. Mulailah dengan hal kecil, tujuannya hanya agar Anda menulis
sekreatif mungkin selama 15 menit setiap hari selama 14 hari. Setiap hari, Anda
bisa meneruskan tulisan Anda sebelumnya, atau mulai menulis sesuatu yang lain.
Yang penting adalah mempertahankan kebiasaan menulis setiap hari tersebut, yang
akan membantu Anda untuk terus membangun kepercayaan diri Anda.

Gunakan salah satu teknik
ini untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda dalam menulis.


Ketika
Anda melihat beberapa efek positif, terapkanlah teknik lain dan lihatlah apa
dampaknya. Dalam beberapa hari, Anda akan melihat bagaimana kepercayaan diri
Anda dalam menulis mulai kembali lagi.(Dan Goodwin)

sumber :
By Kiki Handriyani on Sunday, July 14, 2013 at 7:14am
https://www.facebook.com/notes/belajar-menulis-menerbitkan-buku/meningkatkan-kepercayaan-diri-dalam-menulis-kreatif/477484795674673

[KERANGKA DASAR ARTIKEL UNTUK MAJALAH]

Sebelum menulis artikel,
kita perlu memiliki sebuah perencanaan yang tepat. Setiap artikel membutuhkan
tema utama yang akan mempengaruhi seluruh aspek lainnya. Setelah menentukan
tema, buatlah struktur dan susunan artikel tersebut. Gunakan tema yang Anda
pilih tersebut untuk membuat kerangka dasar. Kita perlu menyusun suatu kerangka
tulisan karena hal tersebut akan mengatur semua komponen artikel dalam suatu
susunan yang logis. Selain itu, kerangka tulisan menjaga penulis agar tetap
fokus pada tema artikel dan juga membimbing proses penulisan itu sendiri.


Bagian-Bagian dari
Artikel


Judul artikel merupakan
bagian yang terpenting. Judul memancing pembaca dan juga mengarahkan alur
cerita. Bagian-bagian lain artikel adalah pendahuluan, tubuh artikel, dan
kesimpulan.


1. Pendahuluan mengawali
artikel.


Pendahuluan harus dapat
memikat perhatian pembaca dan menggambarkan ide pokoknya. Empat macam
pendahuluan artikel adalah:

a. kutipan - menggunakan
sebuah kutipan yang sesuai dengan tema artikel

b. anekdot - narasi yang
mengisahkan sebuah cerita

c. ringkasan - menceritakan
apa, siapa, mengapa, berapa, kapan, di mana, dan bagaimana

d. pernyataan yang
mengejutkan - memompa minat pembaca dengan pembukaan yang tidak biasa


2. Tubuh artikel
mengikuti pendahuluan artikel.

Sebuah paragraf harus
mengalir lancar dari satu paragraf ke paragraf berikutnya, dengan panjang
kalimat dan struktur kalimat yang beragam agar menambah daya tarik. Beberapa
jenis tulisan yang dapat digunakan di bagian ini termasuk anekdot yang
digunakan untuk menggambarkan ide, kutipan dan percakapan untuk menambah
sentuhan pribadi, serta contoh-contoh yang spesifik yang memberikan bobot
kepada artikel.


3. Tubuh artikel diikuti
dengan kesimpulan yang baik.

Gunakanlah bagian ini untuk
meringkas ide utama dan menekankan tujuan yang dimaksud oleh artikel.

Selain pengaturan artikel
seperti di atas, banyak artikel yang menggunakan kotak informasi tambahan.
Informasi tambahan yang tepat akan menambah nilai presentasi yang juga akan
menarik hati redaksi majalah.


Menyunting dan Merevisi
Artikel


Ketika Anda selesai
menulis, suntinglah dengan saksama terlebih dahulu sebelum Anda mengirimkannya.
Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan ejaan, tata bahasa, dan tanda
baca yang benar secara baik. Struktur dari keseluruhan artikel harus
diperhatikan untuk melihat apakah pendahuluan dan kesimpulannya sudah cukup
efektif untuk menyatakan tujuan dari artikel. Masing-masing paragraf dan
keseluruhan ide harus mengalir dengan lancar dan digunakan sesuai dengan tema
artikel. Mintalah seseorang membaca artikel Anda untuk memberi komentar dan saran.
kemudian luangkan waktu Anda untuk membuat revisi seperlunya.


Mengirimkan Artikel
kepada Redaksi Majalah


Langkah
terakhir adalah mengirimkan artikel kepada redaksi. Jawabannya dapat berupa
penerimaan atau penolakan. Jika Anda menerima surat penolakan tidak berarti Anda tidak
dapat mengirimkan artikel tersebut ke majalah lain. Jika artikel diterima,
penulis perlu memutuskan hak cipta penjualan artikel. Hak sekali pakai adalah
hak yang paling menguntungkan bagi penulis. Entah diterima, entah ditolak, penulis
perlu terus melanjutkan pencarian pasar lain untuk mengirimkan artikelnya. (Karens Perkins)

sumber : https://www.facebook.com/notes/belajar-menulis-menerbitkan-buku/kerangka-dasar-artikel-untuk-majalah/477484275674725

Tuesday, May 27, 2014

Android yang Menggigit

http://images.detik.com/content/2014/05/23/317/113604_android_malware200.jpg
Jakarta - Di jagat ponsel, sistem operasi Android bisa dibilang sudah menjadi raja. Namun seiring popularitasnya yang terus meroket, Android juga dapat menjadi OS yang menggigit.

Menggigit di sini sejatinya punya dua arti, positif dan negatif. Pertama adalah soal hegemoni Android yang semakin menggigit para lawannya. Mulai dari BlackBerry, Windows Phone, iOS hingga Symbian dilibas OS besutan Google ini.

Menurut data IDC, hingga September 2013, Android sudah menjadi sistem operasi favorit di Indonesia dengan market share 60%. Jauh meninggalkan BlackBerry (30%), Windows Phone (9%), serta iOS (3%).




Sementara di global, Android lebih edan lagi. Yakni meroket dengan pertumbuhan 78,4%. Cuma iOS yang bisa mengimbangi dengan growth 15,6%, OS lain semakin jauh tertinggal.




Alhasil, tak salah jika Android didapuk menjadi OS smartphone dengan market share terbesar pada 2013 baik di dunia maupun di Indonesia. Pertumbuhan pengguna Android sendiri mencapai lebih dari 1,5 juta per hari




Meski demikian, kesuksesan Android ternyata turut memancing penjahat cyber untuk beroperasi di platform ini. Ujung-ujungnya, pengguna Android yang bisa 'digigit'. Nah, inilah sisi negatifnya.




Menurut Chairman Lembaga Riset Telematika Sharing Vision Dimitri Mahayana, ada beberapa hal yang membuat Android begitu 'seksi' dilirik oleh penyebar malware, yaitu:
1. Open OS, mudah bagi penyerang membuat aplikasi yang mengandung malware di Android.
2. Smartphone dengan pengguna terbanyak.
3. Android Malware diperjualbelikan dengan harga sekitar USD 1.500 per malware.
4. Model bisnis yang paling umum untuk serangan malware Android adalah menginstal aplikasi palsu yang diam-diam
mengirim pesan SMS premium yang mahal.

"Ditambah lagi, banyak pengguna Android yang tidak/hanya terkadang mempelajari dan mempertimbangkan klausul yang memberikan izin akses info pribadi saat menginstall aplikasi," lanjut Dimitri.



Dalam kesempatan berbeda, menurut Kaspersky Security Buletin, sebagian besar mobile malware terdiri dari bot yang kaya fitur, yang menargetkan pada pencurian uang dan pencurian data.

"Jadi target pasti dari mobile malware adalah online banking," sebut Kaspersky.

sumber :http://inet.detik.com/read/2014/05/23/113001/2590524/317/2/android-yang-menggigit

Monday, May 19, 2014

Cara Merawat Laptop Atau Notebook


Tentu sobat ingin laptop/notebook yang sobat miliki saat ini dapat bertahan lama bukan? Apalagi apabila laptop/notebook tersebut sobat dapatkan dengan susah payah, atau mungkin laptop/notebook tersebut merupakan pemberian dari orang yang sangat spesial, tentu sobat akan merasa sangat sedih sekali jika laptop/notebook tersebut rusak atau bermasalah. Beberapa tips dan cara merawat laptop/notebook agar tetap awet.
1. Hindari mendownload software gratis yang belum jelas kemanannya.
Sekarang ini banyak sekali software-software yang di sebarkan ke internet secara gratis, jangan mudah tergiur dengan kata gratisnya, karena tak sedikit dari software gratis yang bisa mengnacam ketahanan laptop/notebook yang sobat miliki. Scan terlebih dahalu file yang sobat download menggunakan antivirus yang ada sebelum sobat memutuskan untuk menggunakan atau menginstalnya.

2. Jangan memangku latop/notebook saat digunakan.
Kebanyakan dari laptop/notebook yang ada saat ini memiliki lubang ventilasi udara yang berada di bagian bawah, jika sobat memangku laptop/notebook saat digunakan, otomatis ventilasi udara tersebut akan tertutup. Hal itu dapat menyebabkan terjadinya overheat yang dapat menyebabkan umur serta kinerja laptop/notebook yang sobat gunakan menurun secara signifikan.

3. Perhatikan dan jagalah kebersihan laptop/notebook.
Kebersihan juga berperan penting dalam menjaga agar laptop/notebook sobat tetap awet, karena kotoran sekecil debu sekalipun dapat menyebabkan kerusakan yang sangat parah pada laptop/notebook sobat. Luangkanlah sedikit waktu sobat untuk sesekali membersihkan laptop/notebook sobat.

4. Gunakan stabilizer Listrik.
Stabilizer berguna untuk menjaga agar laptop/notebook sobat terhindar dari resiko akibat perubahan tegangan listrik pada laptop/notebook sobat. salah satu alat stabilizer yang sekaligus berfungsi sebagai penghemat listrik adalah penghemat listrik Q-Tech Xenza, anda boleh coba gunakan penghemat listrik Q-Tech Xenza tersebut yang bisa anda peroleh secara online di https://sangratushop.com.

5. Istirahatkan laptop/notebook beberapa saat.
Jangan terlalu memaksakan laptop/notebook untuk bekerja terlalu keras, hal itu dapat menyebabkan umur laptop/notebook jadi lebih pendek. Istirahatkan laptop/notebook sobat setidaknya 15-20 sebelum digunakan kembali.
6. Hati-hati dalam membawa laptop/notebook.
Gunakan sarung atau pelindung untuk laptop/notebook sobat agar tetap aman saat dibawa kemana-mana.

7. Jangan meletakkan bahan-bahan cair disamping laptop/notebook.
Bahan-bahan cair yang ada berada dekat dengan laptop/notebook dikhawatirkan akan tumpah dan mengenai laptop/notebook sobat. Hal itu dapat mengakibatkan kerusakan pada laptop/notebook tersebut.

8. Jangan meletakkan apapun diantara keyboard dan layar.
Jangan sekali-sekali mencoba untuk meletakkan apapun diantara keyboard dan layar, kecuali alas pelindung keyboard. Dikhawatirkan benda-benda yang ditaruh disana dapat menyebabkan kerusakan pada laptop/notebook sobat.

9. Jangan membongkar sendiri laptop/notebook tanpa keahlian khusus.
membongkar laptop/notebook sendiri tanpa keahlian khusus sangat dilarang, karena sedikit saja melakukan kesalahan, maka akibatnya akan sangat fatal sekali. Jika laptop/notebook yang sobat gunakan bermasalah, sebaiknya bawa saja ke service center terdekat.
Itulah beberapa cara merawat laptop/notebook agar tetap awet. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda dan anda dapat mempraktekkannya sendiri pada laptop/notebook yang sobat miliki.


sumber :http://gadgetekno.com/2012/cara-merawat-laptop-atau-notebook-agar-tidak-mudah-rusak/

Apa Sih Perbedaan Antara Netbook, Notebook, dan Laptop ?


Untuk Yang Belum jelas tentang Apa bedanya antara netbook, notebook, dan laptop? Serta kelebihan dan kekurangan dari ketiga jenis tersebut.anda bisa baca sedikit rangkuman devenisi perbedaanya di bawah ini.
Dari Ukuran dan Fungsinya
Berdasarkan penempatannya komputer dibagi menjadi tiga kategori: yakni desktop, laptop, dan palmtop. Untuk desktop sudah jelas bahwa ditempatkan di atas meja kerja, dan laptop dengan awalan kata “lap” yang berarti pangkuan, artinya komputer yang bisa dipangku. Sedangkan palmtop dengan awalan kata “palm” yang berarti genggaman, artinya komputer yang bisa digenggam.
Pada awal tahun 1990-an, muncul istilah baru yakni Notebook yang awalnya ini didefinisikan untuk laptop yang ukurannya lebih kecil. Dalam perkembangan selanjutnya laptop dan notebook diidentifikasikan dengan barang yang sama.
Laptop diidentifikasikan dengan komputer yang bisa dilipat dan dipangku. Sedangkan netbook adalah bagian dari laptop, yakni notebook yang berukuran lebih kecil, ringan sehingga lebih mobile dan identik dipergunakan untuk internet.
Netbook sendiri merupakan kependekan dari “Internet Notebook”. Secara fisik untuk membedakan antara laptop, notebook dan netbook adalah dari ukuran dan fungsinya.
Varian notebook yakni ukurannya 12″, 13″, 14″, 15, dan 17″ dan memiliki fasilitas yang lengkap termasuk optical disc drive ( CD/DVDRW ), sedangkan Netbook ukurannya lebih kecil yakni 8″, 10, 11″ dan 13″ dan ciri utamanya biasanya tidak dilengkapi dengan optical disc drive.
1- Laptop/Notebook
Kelebihan
  •   Kinerja dan performa lebih tinggi dan secara fungsional hampir bisa menggantikan PC Desktop
  •   Konsumsi listrik lebih rendah dibandingkan PC Desktop
  •   Varian model sangat banyak
Kekurangan
  • Bentuk Fisik yang besar sehingga untuk mereka yang memang sangat mobile dirasa kurang nyaman
  •  Baterai yang tidak bisa tahan terlalu lama karena konsumsi listrik prosesor tinggi
2- Netbook
Kelebihannya
  • Harganya lebih murah
  • Ukuran kecil, beratnya sangat ringan sehingga cocok untuk mereka yang mobile
  • Daya tahan baterai lebih lama
Kekurangannya
  • Performa prosesor lebih rendah dibandingkan dengan laptop/notebook
  • Tidak memiliki Optical  Disc drive internal sehingga sedikit menyulitkan jika akan membaca data ataupun entertainment yang menggunakan keping CD/ DVD
sumber :http://gadgetekno.com

Thursday, September 5, 2013

Apa itu Visi dan Misi ?

Kata Visi dan Misi seringkali kita jumpai, hampir setiap organisasi pasti memiliki apa yang disebut dengan Visi dan Misi, namun tidak jarang kita jumpai orang yang tidak mengetahui apa itu Visi dan Misi
pada posting kali ini, saya coba sharing maksud kata tersebut sehingga anda mampu memahami bahkan membuat Visi dan Misi bagi diri anda sendiri.

Dalam hal pencapaian suatu tujuan di perlukan suatu perencanaan dan tindakan nyata untuk dapat mewujudkannya, secara umum bisa di katakan bahwa Visi dan Misi adalah suatu konsep perencanaan yang di sertai dengan tindakan sesuai dengan apa yang di rencanakan untuk mencapai suatu tujuan.

Bagi mereka yang berkecimpung dalam kegiatan organisasi tentu tidak asing dengan kalimat Visi dan Misi di karenakan suatu organisasi, kelompok atau badan suatu instansi pasti memiliki Visi dan Misi untuk mewujudkan tujuannya, tapi apakah Visi dan Misi hanya bisa di miliki dan di terapkan oleh Suatu Organisasi, kelompok atau bandan suatu instansi…? Jawabnya tentu tidak, Visi dan Misi pun bisa di miliki dan di terapkan secara personal dan individu.

Lalu apakah pengertian dari Visi dan Misi…?
Dari referensi materi berikut ada beberapa pengertian dari Visi dan Misi yang mudah-mudahan dapat memberi manfaat...

Pengertian Visi
Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan - tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang. Visi itu tidak dapat dituliskan secara lebih jelas menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, dikarenakan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang panjang tersebut. Beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan visi:

- Berorientasi ke depan
- Tidak dibuat berdasarkan kondisi saat ini
- Mengekspresikan kreatifitas
- Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat

Pengertian Misi
Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Misi perusahaan adalah tujuan dan alasan mengapa perusahaan itu ada. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan.

Arti lain :
a. Visi adalah suatu pernyataan tentang gambaran keadaan clan karakteristik yang
ingin di capai oleh suatu lembaga pada jauh dimasa yang akan datang. Banyak
intepretasi yang dapat keluar dari pernyataan keadaan ideal yang ingin dicapai
lembaga tersebut. Visi itu sendiri tidak dapat dituliskan secara lebih jelas
menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, oleh kemungkinan kemajuan
clan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa
yang panjang tersebut. Pernyataan Visi tersebut harus selalu berlaku pada
semua kemungkinan perubahan yang mungkin terjadi sehingga suatu Visi hendaknya
mempunyai sifat/fleksibel. Untuk itu ada beberapa persyaratan yang hendaknya
dipenuhi oleh suatu pernyataan Visi: 1) Berorientasi pada masa depan; 2) Tidak
dibuat berdasar kondisi atau tren saat ini; 3) Mengekspresikan kreativitas; 4)
Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat ; 5)
Memperhatikan sejarah, kultur, clan nilai organisasi meskipun ada perubahan
terduga ; 6) Mempunyai standard yang tinggi, ideal serta harapan bagi anggota
lembaga ; 7) Memberikan klarifikasi bagi manfaat lembaga serta tujuan-
tujuannya ; 8 ) Memberikan semangat clan mendorong timbulnya dedikasi pada
lembaga ; 9) Menggambarkan keunikan lembaga dalam kompetisi serta citranya ;
10) Bersifat ambisius serta menantang segenap anggota lembaga (Lewis&Smith,1994).

b. Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam
usahanya meng-ujud-kan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada
pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan
sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis
besar cara pencapaian Visi. Pernyataan Misi memberikan keterangan yang jelas
tentang apa yang ingin dituju serta kadang kala memberikan pula keterangan
tentang bagaimana cara lembaga bekerja. Mengingat demikian pentingnya
pernyataan misi maka selama pembentukannya perlu diperhatikan masukan-masukan
dari anggota lembaga serta sumber-sumber lain yang dianggap penting. Untuk
secara Iangsung pernyataan Misi belum dapat dipergunakan sebagai petunjuk
bekerja.

Intepretasi lebih mendetail diperlukan agar pernyataan Misi dapat
diterjemahkan ke langkah-langkah kerja atau tahapan pencapaian tujuan
sebagaimana tertulis dalam pernyataan Misi. Untuk memberikan tekanan pada
faktor komprehensif dari pernyataan misi maka pernyataan tersebut hendaknya
mampu memberikan gambaran yang menjawab pertanyaan pertanyaan sbb (Lewis &
Smith 1944) : 1) Keberadaan lembaga adalah untuk berbuat apa; 2) Apa produk
atau jasa yang utama dari lembaga; 3) Apa yang bersifat unik dari lembaga ; 4)
Siapa konsumen utama dari lembaga; 5) Mengapa mereka merupakan konsumen utama
; 6) Pihak lain mana yang berkepentingan dengan lembaga dan mengapa; 7) Apa
“Core Values” / nilai dasar lembaga; 8 ) Apa yang berbeda pada lembaga 5 th
yang lalu dan sekarang ; 9) Mengapa berbeda ; 10) Apa yang berbeda pada
lembaga saat sekarang dan 5 th dari sekarang; 11) Mengapa hal itu akan menjadi
beda; 12) Apa produk atau jenis jasa yang akan diberikan lembaga di masa
depan; 13) Apa yang harus dikerjakan lembaga untuk menyiapkan produk baru
tersebut; 14)Apakah jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas merefleksikan Visi
lembaga ? ; 15) Bila tidak, pertanyaan mana yang harus ada dan apa jawabannya.
materi referensi:RKAP EXSAM

Dari sumber lain yang mendefinisikan tentang Visi dan Misi diantaranya:
• Visi adalah cara pandang jauh ke depan kemana organisasi harus dibawa agar
dapat eksis, antisipatif dan inovatif. Visi adalah suatu gambaran yang menantang
tentang keadaan masa depan yang diinginkan oleh organisasi.

• Misi merupakan pernyataan yang menetapkan tujuan organisasi dan sasaran yang
ingin dicapai. Pernyataan misi membawa organisasi kepada suatu fokus. Misi
menjelaskan mengapa organisasi itu ada, apa yang dilakukannya, dan bagaimana
melakukannya.

• Misi adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh organisasi agar tujuan
organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Dengan pernyataan misi
tersebut, diharapkan seluruh pegawai dan pihak yang berkepentingan dapat
mengenal organisasi dan mengetahui peran dan program-programnya serta hasil
yang akan diperoleh dimasa mendatang.

• Visi adalah pandangan/pemikiran pada yang akan datang (cita cita)
Misi adalah sedang/akan melakukan apa yang sudah ada dalam visi itu.

Itulah sekilas tentang pengertian dari Visi dan Misi, walau masih banyak pengertian dan definisi lainnya yang di paparkan oleh para ahli tentang Visi dan Misi