Showing posts with label E-Ticketing. Show all posts
Showing posts with label E-Ticketing. Show all posts

Thursday, June 6, 2013

Sempurnakan Tiket Elektronik KRL, 5 Bank Ini Akan Digandeng

Jakarta - Selama ini PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menyelenggarakan layanan e-ticketing sendiri bagi penumpangnya. Namun ke depan, KCJ akan bekerja sama dengan bank-bank untuk penyelenggaraan tiket elektronik tersebut.

"Sudah ada 5 bank yang bersedia bekerja sama dengan kita," ucap Direktur Utama PT KCJ Ignatius Tri Handoyo di kantornya, Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2013).

Tri menjelaskan, kelima bank tersebut adalah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), dan Bank DKI. Namun kerjasama tersebut belum dapat dilanjutkan karena sistem e-ticketing belum sempurna.

"Kita akan jalankan kerjasama kalau e-ticketing ini sudah siap," ujar Tri.

Menurut Tri, jika kerjasama tersebut sudah terjalin, sistem integrasi dapat dilakukan. Selain dapat digunakan untuk membeli tiket kereta api, juga dapat digunakan untuk membeli tiket TransJakarta.

Namun pihaknya belum tahu kapan rencana tersebut direalisasikan. Sebab hingga saat ini penerapan tiket multiple trip juga belum dapat terlaksana.

"Nanti kalau e-ticketing sudah dilaksanakan penuh, sistemnya sudah aman, bank baru bisa masuk," tandasnya.

sumber:
 http://finance.detik.com/read/2013/05/30/191836/2260893/4/sempurnakan-tiket-elektronik-krl-5-bank-ini-akan-digandeng

Implementasi e-ticketing

Implementasi Teknologi Informasi semakin masyarakat rasakan hampir di semua sektor baik swasta maupun di Pemerintahan dan khususnya pada layanan - layanan publik, tidak hanya prestise bagi penyedia jasa, tentunya ini menjadi suatu kebutuhan baik pengguna jasa maupun penyedia jasa, hal ini merupakan wujud ataupun bentuk komitmen penyedia jasa untuk memberikan pelayanan terbaik secara cepat dan mudah, tentu saja ini memerlukan investasi yang tidak sedikit.

BUMN Penyedia transportasi kereta PT.KAI ini misalnya, seperti di lansir pada media elektronik www.detik.com  edisi  06 Juni 2013 dengan judul : "Dirut KAI Ubah Budaya Masyarakat Lewat Tiket Elektronik"


Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) saat ini telah menerapkan sistem tiket elektronik (e-ticketing) pada 61 stasiun KRL di Jabodetabek. BUMN penyedia transportasi kereta ini ingin mengubah cara masyarakat bertransportasi.

"Kita perlu terus menerus untuk membantu masyarakat mengubah budaya menggunakan transportasi dengan standar internasional karena masyarakat masih sebagian perlu belajar menggunakan tiket elektronik," tutur Direktur Utama KAI Ignasius Jonan kepada detikFinance, Kamis (6/6/2013).

Menurut Jonan, masyarakat Indonesia, khususnya pengguna KRL, saat ini masih dalam proses adaptasi menggunakan tiket elektronik ini. Karena sudah berpuluh tahun terbiasa menggunakan tiket kertas. Penggunaan tiket elektronik, menurutnya akan membuat penggunaan transportasi ini lebih tertib.

"KAI akan persuasif membiasakan masyarakat menggunakan sistem baru dalam membeli tiket dan naik KRL, sekali lagi persuasif," katanya.

Jonan mengatakan, dia mempunyai rencana jangka panjang untuk transportasi kereta api di Indonesia, khususnya KRL.

"Kami akan perlahan meningkatan kapasitas angkut KRL Jabodetabek sampai dengan 1,2 juta penumpang per hari di tahun 2018. Pada waktu saya bergabung dengan KAI, kapasitas KRL  sekitar 350 ribu penumpang per hari, saat ini sekitar 600 ribu per hari. Di tahun 2014 diharapkan menjadi 750 ribu penumpang per hari," papar Jonan.

Untuk mencapai target itu, penerapan tiket elektronik ini jadi salah satu caranya. "Bayangkan kalau pakai karcis kertas manual, tentu tidak bisa melayani sampai 1,2 juta penumpang per hari," ungkap Jonan.

sumber:
http://finance.detik.com/read/2013/06/06/135247/2266406/4/dirut-kai-ubah-budaya-masyarakat-lewat-tiket-elektronik?f9911013