Thursday, June 6, 2013

Pengertian E-Government

 E-Government adalah kependekan dari Electronic Government ada yang menyebutnya sebagai E-Gov, digital Government, online Government yaitu hubungan atau interaksi antara government and citizens (G2C), government and businesses/Commerce (G2B), government and employees (G2E), and also between government and governments /agencies (G2G).

Pengertian E-Government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Model penyampaian yang utama adalah Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta Government-to-Government (G2G). Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.

Manfaat  E-Government
  1. Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat diperoleh tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu, dengan layanan  24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor . Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
  2. Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan [transparansi ] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
  3. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
  4. Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference.
Beberapa negara yang sukses mengimplementasikan e-Government di antaranya Amerika Serikat, China, Brazil, Denmark, Chili, Mesir, India, Israel, Meksiko dll.
 
Berbagai ragam kasus implementasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi sukses tidaknya implementasi E-Government  baik dalam maupun luar Negeri akan kami muat pada artikel berikutnya.

No comments:

Post a Comment